Aktivitas Bali Water Sports yang Tidak Perlu Berenang

Mencari permainan yang memicu adrenalin tidaklah sulit. Ada berbagai aktivitas Bali water sports yang tidak perlu berenang yang sangat seru untuk dicoba.

Berlibur ke Bali tidak akan lengkap jika tidak mengunjungi pantainya. Keindahan dan pemandangan khas laut bisa membuat pikiran lebih segar. Jika ingin mencoba aktivitas yang memicu adrenalin, wisatawan bisa mencoba water sports yang tersebar di berbagai tempat wisata Bali. Meskipun dilakukan di sekitar air, wisatawan tidak perlu khawatir jika tidak bisa berenang. Ada banyak aktivitas Bali water sports yang tidak perlu berenang dan aman di pantai-pantai Bali.

Aktivitas Bali Water Sports yang Tidak Perlu Berenang dan Aman bagi Wisatawan

Melakukan aktivitas di sekitar air memang sangat menyenangkan. Water sport merupakan salah satu pilihan yang bisa dicoba. Tidak semua wisatawan bisa berenang dan mencari aktivitas Bali water sports yang tidak perlu berenang. Jangan khawatir, ada banyak aktivitas water sports yang tersedia di tempat wisata. Berikut pilihan aktivitas water sports yang bisa dicoba serta informasi pendukung lainnya.

1. Parasailing

Jika wisatawan menikmati permainan yang berhubungan dengan ketinggian, parasailing patut untuk dicoba. Parasailing merupakan water sports yang seru tetapi masih termasuk aktivitas water sports yang aman. Wisatawan akan dikaitkan dengan parasut dan speedboat. Speedboat akan melaju dengan kecepatan tertentu dan menarik wisatawan.

Parasailing bisa dilakukan oleh satu sampai tiga orang. Jika dilakukan oleh satu orang, aktivitas parasailing bergantung dengan kecepatan angin karena harus mendarat di bibir pantai. Sedangkan jika dilakukan lebih dari satu orang, wisatawan akan mendarat di dek speedboat sehingga tidak perlu bergantung pada kecepatan angin. Parasailing sementara baru tersedia di Tanjung Benoa.

2. Banana boat

Menaiki banana boat merupakan aktivitas Bali water sports yang tidak perlu berenang meskipun dilakukan di tengah laut. Saat berada di banana boat, wisatawan ditemani oleh seorang guide yang akan membantu menyeimbangkan banana boat. Selain itu, wisatawan juga bisa meminta guide untuk tidak membalikkan banana boat jika tidak berminat untuk menceburkan diri ke laut. Selama berada di atas banana boat, wisatawan harus menggunakan jaket pelampung meskipun bisa berenang. Hal ini untuk menjamin keamanan dari wisatawan sendiri. Wisata banana boat bisa ditemui di beberapa tempat antara lain Tanjung Benoa, Labuhan Amuk, dan Nusa Lembongan.

3. Flying fish

Bermain flying fox mungkin sudah cukup sering dilakukan. Wisatawan harus mencoba flying fish jika berkunjung ke Tanjung Benoa. Flying fish hampir mirip dengan parasailing. Perbedaannya, wisatawan bersandar di atas perahu karet dengan memegang tali di atas kepala. Selanjutnya, speedboat akan menarik perahu karet tersebut. Flying fish hanya bisa dilakukan ketika ada 2 orang yang bersedia dan memiliki tinggi badan minimal 150 cm. Selama di atas perahu karet, wisatawan akan menggunakan jaket pelampung bahkan akan ada guide yang membantu ketika perahu karet diterbangkan. Untuk menikmati flying fish, wisatawan tidak perlu takut tenggelam karena aktivitas ini termasuk aktivitas Bali watresports yang tidak perlu berenang.

4. Seawalker

Keindahan pemandangan bawah laut memang tidak terelakkan. Jika ingin menikmati keindahannya dari dekat tetapi tidak bisa berenang, wisatawan bisa mencoba seawalker. Wisatawan akan dilengkapi dengan helm kedap air yang tersambung dengan tabung oksigen sehingga wisatawan tetap bisa bernapas. Selain itu, di dasar laut terdapat pipa besi sebagai pegangan agar wisatawan bisa berjalan. Seawalker bisa ditemui di Tanjung Benoa, Sanur, dan Labuhan Amuk. Supaya bisa menuju lokasi dengan cepat, wisatawan bisa menggunakan motor dari rental motor Bali.

Itulah 4 aktivitas Bali watersports yang tidak perlu berenang. Jangan sampai lewatkan keseruan watersports di Bali.